-->

Cari Blog Ini

– Shīna Hiyori SS – Perasaan yang Tumbuh Kembali

Youzitsu 2nd Year Volume 7 SS

– Shīna Hiyori –
Perasaan yang Tumbuh Kembali


Semua orang di kelas kami melakukan yang terbaik dalam mengerjakan Kimono Café untuk festival budaya.

Ryūen-kun telah memperingatkan bahwa mereka yang mencoba melewatkan akan dihukum dan itu tampaknya berhasil, kurasa.

Aku adalah kasir jadi aku tidak punya banyak hal untuk dilakukan.

Dan itulah sebabnya, seperti biasa, aku membaca buku lain yang kupinjam.

Kemudian seorang siswa memasuki ruang kelas dengan langkah santai dan ringan. 

Itu adalah Ayanokōji-kun.

Dia, adalah pacar Karuizawa Kei-san.

Aku ingin menyembunyikan diriku entah bagaimana dan bersembunyi di balik bukuku sendiri.

Seharusnya aku tahu. Rasa ingin tahu ku menang pada akhirnya dan aku mengintip dengan cepat.

Ayanokōji-kun tampak seolah-olah dia telah menyaksikan sesuatu yang tidak biasa dan berjalan ke arahku.

“...Hai.”

Aku tak bisa mengabaikannya, jadi aku mengatakan itu.

Aku tidak yakin aku bisa bersikap seperti biasanya.

“Lama tidak bertemu. Kudengar akhir-akhir ini kau jarang kelihatan di perpustakaan?”

“Bukan jarang sih. Aku cuma, um, sedikit mengubah waktu datangku.”

Itu adalah rasa perhatianku untuk menghindari pertemuan dengan Ayanokōji-kun, yang juga suka membaca.

Melihat seseorang sepertiku berbicara dengan pacarnya mungkin membuat gadis mana pun khawatir, pikirku.

“Kau juga ambil peran sebagai staff ya, Hiyori?”

“Aku khusus dibagian kasir. Karena aku tidak terlalu pandai berinteraksi dengan orang lain.... Aku juga tidak cekatan, meskipun aku juga sudah berlatih membawa nampan berisi makanan, tapi hasilnya tidak bagus.”

Sejujurnya, kupikir aku akan melakukan yang lebih baik...

“Ngomong-ngomong, Ibuki-san juga akan ikut membantu loh.”

“Ibuki? Padahal aku selalu membayangkan dia tidak akan pernah mau mengenakan pakaian semacam ini.”

“Sepertnya dia bertanding dengan Ryūen-kun agar dibebas tugaskan dari festival budaya.”

“Dan dia kalah.”

Ibuki-san agak lucu ketika dia menghentakkan kakinya dengan frustasi.

Sungguh menyenangkan mengobrol dengan Ayanokōji-kun seperti ini.

Aku... ingin bertemu dengannya di perpustakaan lagi.

Perasaan itu tumbuh dalam diriku seperti tunas.

...Seharusnya baik-baik saja... ‘kan?

“Aku akan datang lagi ke perpustakaan nanti, jadi silahkan kamu datang juga, Ayanokōji-kun.”

Dia seharusnya tidak marah padaku jika aku menemuinya hanya sebagai teman, ‘kan? Pasti...

Related Posts

Related Posts

5 comments

  1. Kasihan Shiina~
    Tapi gue masih mikir Ayanokouji lebih cocok dengan Ichinose daripada Shiina atau Kei.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Arisu cocok juga. Tapi sebagai rival atau partner. Bukan pacar.
      Kalo sifatnya sama gitu ya ga saling melengkapi dong?

      Delete
    2. Yep,gua ngerasa ga cocok bgt sama kei lebih cocok sama arisu atau Ichinose

      Delete
  2. Kenapa nggak di ambil semuanya toooo😭😭, nge Harem kan lebih bagus 🥰🥰

    ReplyDelete