-->
R27mUISKY8MAeCpFpAtsSpjGWGukfoZYVKEfkHA4

Cari Blog Ini

– Shiina Hiyori SS – Di Bawah Langit Merah Tua


Youjitsu 2nd Year Volume 4

– Shiina Hiyori SS –
Di Bawah Langit Merah Tua


“Wooah!! Akhirnya kita sampai di sini!!”

Ishizaki-kun melihat ke laut dan berteriak setelah perjalanan panjang hari ini.

“Kau terlalu berisik Ishizaki, diamlah.”

Suaranya mungkin bergema di dalam telinga Nishino-san karena dia marah untuk menghentikannya.

“Tidak ada salahnya, ‘kan? Aku hanya berteriak~ Uoooh! Kami tiba di siniiiiiiiiiii! “

“Apa kau tidak mendengarku!”

Nishino-san pun memukul Ishizaki-kun setelah dia melanjutkan teriakannya.

Tapi bahkan rasa sakit tidak bisa menghentikannya untuk berteriak karena dia melanjutkan tingkahnya yang bersemangat.

Melihat ini membuatku tersenyum.

Aku pikir mereka adalah pasangan yang sangat bagus.

Aku tiba-tiba mendengar langkah kaki di belakangku.

Apa grup lain yang area yang ditunjuknya sama dengan kami?

Aku berbalik dan yang ada di sana adalah———

“Ara? Bukankah itu Ayanokouji-kun?”

Aku bertanya bahkan sebelum pikiranku menangkap kenyataan.

“Kalian terlihat lebih baik dari yang kuharapkan.”

Dia menutup jarak dengan sikap yang sama seperti biasanya.

“Ini berkat kerja keras semuanya. Jumlah maksimal orang dalam grup telah meningkat menjadi 6.”

Ayanokouji-kun melihat ke arah Ishizaki-kun, nampaknya puas dengan penjelasan itu.

“Apa kalian berencana untuk bergabung dengan Ishizaki dan yang lainnya sejak awal?”

“Ya. Ada beberapa prioritas untuk penggabungan, dan mereka adalah salah satunya.”

Meskipun aku hanya berencara untuk mendukung grup Ishizaki-kun yang tidak bisa bergabung, ini berjalan jauh lebih baik dari yang ku harapkan, dan poin yang kami dapatkan meningkat lebih jauh setelahnya.

“Ayanokouji-kun, apa kondisi fisikmu baik-baik saja?”

Dia bukanlah orang yang memaksakan diri, tapi ini adalah ujian di mana tidak ada yang pasti.

“Ya, entah bagaimana untuk saat ini.”

“Aku pikir tidak perlu untukku khawatir, tapi tolong berhati-hatilah. Kamu bisa mundur hanya dengan satu cedera.”

"Aku tahu."

Menjalani ujian dengan solo berarti tidak bisa menjaga diri sendiri dari hal-hal yang tidak terduga.

Bahkan jika aku ingin membantunya, grupku sudah mencapai kapasitas maksimum.

“Tinggal tiga hari lagi, ya.”

Aku hanya berharap dia akan baik-baik saja sampai saat itu.

"Ya."

Aku melihat wajahnya yang bermandikan cahaya matahari terbenam dan mulai berpikir.

Dia mundur akan lebih baik untuk kelasku sendiri.

Aku tahu sesederhana itu, tapi aku tidak dapat melanjutkan pemikiran ini.

Tidak, aku yakin aku hanya ingin menghindari memikirkannya.

Bagiku, Ayanokouji-kun adalah partner membaca yang baik. Teman baik.

Dan… bagaimana aku mengatakan ini?

Dia memiliki pesona misterius. Dia adalah seseorang yang tidak bisa aku lupakan.

Dia membuatku ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengannya. Sebanyak mungkin.

Kalau saja kami tidak harus bersaing, kalau saja kami satu kelas, maka kehidupan sekolah ini akan dilukis dengan warna yang lebih indah.

Andai saja momen-momen menenangkan ini bisa bertahan selamanya———

Related Posts

Related Posts

2 comments