-->
R27mUISKY8MAeCpFpAtsSpjGWGukfoZYVKEfkHA4

Cari Blog Ini

Arti dari kunjungan Sakayanagi Arisu ke kamar Ayanokouji Kiyotaka di Youzitsu 2nd Year Volume 6


Pada dasarnya ini berisi tentang Sakayanagi yang mengetahui semua rahasia Kiyotaka yang sempat dia mention di 2nd year volume 6 bab 4 part 2 (Klik di sini untuk membacanya).

1) Tentang keluarganya. 2) Tentang White Room. 3) Apa yang dia coba lakukan di sekolah. 4) Tentang persahabatan dan 5) perasaan cinta.

Kita tahu bahwa Sakayanagi sudah mengetahui semua tentang poin 1 dan 2, jadi dia datang untuk mempertanyakan poin ke-3. Dan Kiyotaka tanpa ragu membeberkannya karena itu memang yang dia rencanakan. Artinya Kiyotaka disini ingin memanfaatkan Sakayanagi, untuk apa? Untuk membuat Sakayanagi mau terlibat dengan rencananya lagi dimasa depan seperti yang dia katakan di monolognya. Tapi itu tidak harus tentang datang ke kamarnya juga, maksudnya terlibat ini lebih ke membantu Kiyotaka dalam menjalankan rencananya meski itu akan merugikan Sakayanagi atau kelasnya seperti kasus kali ini.

Setelah Sakayanagi mengetahuinya, dia sadar bahwa dia telah secara tidak sengaja membuka kotak pandora. Yaitu tentang tujuan akhir dari rencana Kiyotaka dimana itu juga masuk ke poin 4. Dia akan pindah kelas, yang artinya dia tidak peduli dengan persahabatan. Disinilah Kiyotaka mengancam Sakayanagai agar tidak membocorkannya. Karena jika hal ini bocor, itu akan merusak semua rencananya. Itu akan membuatnya diwaspadai oleh orang-orang dikelasnya yang efeknya dia tidak bisa lagi ikut campur dalam keputusan kelas. Artinya dia sudah lepas dari keterlibatan dalam penciptaan kelas terkuat. Padahal tujuan dia adalah untuk melihat apakah sebuah ciptaan bisa mengalahkan sang penciptanya.

Aku menyimpulkan demikian tentang tujuan dari Kiyotaka disekolah ini. Dia mencoba membuktikan bahwa pendidikan di WR itu tidak sempurna. Artinya dia ingin dirinya dikalahkan oleh ciptaannya yang tidak tersentuh oleh pendidikan di WR. Dengan begitu dia bisa mengambil langkah untuk juga mencoba melawan sang penciptanya (Ayahnya/WR) yang dia yakini tidak mungkin bisa dia lawan. Ini persis seperti yang diramalkan oleh peramal di vol 4.5 tahun pertama. "Apa yang akan kau mulai sekarang adalah apa yang harus kau putuskan". Itulah ketidakpastian yang diinginkan Kiyotaka.

Lebih lanjut, Sakayanagi tahu duluan ketimbang Kei apakah itu artinya Sakayanagi lebih istimewa daripada Kei pada titik ini?

Tidak, tentu tidak bisa diambil kesimpulan seperti itu. Ini masalah posisi mereka, gampangnya, termasuk kelas Horikita, Kei adalah salah satu pemain dalam rencana Kiyotaka, sedangkan Sakayanagi adalah orang luar yang keterlibatannya hanyalah produk sampingan. Kalau Kei tahu lebih dulu sebelum penerapan rencana Kiyotaka padanya selesai dilakukan maka rencana itu sudah tidak ada artinya lagi. Sedangkan kalau Sakayanagi yang tahu lebih dulu, itu tidak akan masalah asalkan dia tutup mulut.

Hal ini juga dibuktikan dengan pernyataan Sakayanagi bahwa ini juga termasuk dalam pelajaran khusus untuknya.

Dengan begini Sakayanagi juga tahu tentang poin ke-5. Tapi untuk bagian ini saja kata Kiyotaka dia tidak sepenuhnya benar.

Dari pernyataan Kiyotaka aku menilai bahwa apa yang Sakayanagi katakan dan itu benar adalah mengenai Kiyotaka yang ingin menyelamatkan Kei. Itu dibuktikan dari pernyataan Kiyotaka dibawahnya yang mengangkat masalah Ryuuen. Padahal keinginan Kiyotaka itu sebenarnya tidak mendasar. Kei sudah sepenuhnya lepas dari bayangan masa lalunya sejak insiden di atap. Tapi Kiyotaka sampe sekarang salah menilai itu. Kiyotaka masih menganggap bahwa Kei masih tergantung padanya. Padahal ketergantungannya itu bukan karena ingin dilindungi oleh Kiyotaka, melainkan keinginan untuk dekat dengan orang yang dicintainya. Dan Kiyotaka sendiri masih belum paham tentang itu. Buktinya semua ada di vol 7. Hal pertama yang paling membuktikan itu, inget pas Kiyotaka mutusin panggilan pas dia ngasih tahu Kei kalau dia tidak lagi membutuhkan Kei untuk membantu kelas? Kei disana agak ragu-ragu untuk bicara ketika diminta untuk mengatakan sesuatu untuk terakhir kalinya lewat telepon, Kiyotaka malah menilai bahwa itu karena dia terguncang ketika mengetahui bahwa dia akan ditinggal oleh inangnya. Dia tidak memikirkan kemungkinan Kei hanya tidak suka tidak bisa lagi berhubungan dengannya.

Lalu tentang eksperimen, itu sepertinya yang kurang tepat. Sakayanagi menyebutkan tentang “kepercayaan dan kasih sayang yang kuat yang dia arahkan kepadamu seperti delusi”. Kata delusi muncul 2x di vol ini. Pertama dimonolog Kiyotaka ketika dia menilai pandangan Hirata terhadap dirinya, kedua adalah apa yang Sakayanagi katakan ini. Delusi sendiri artinya pikiran atau pandangan yang tidak berdasar (tidak rasional), persis menggambarkan keadaan Hirata. Hirata hanya ingin percaya pada Kiyotaka meski tidak ada yang mendasarinya. Sedangkan itu tidak sesuai dengan pernyataan Sakayanagi. Kei jelas-jelas mencintai dan percaya pada Kiyotaka. Bagaimana bisa Sakayanagi sampai pada kesimpulan itu? Mungkin dia juga salah menilai Kei seperti Kiyotaka, mungkin dia juga buruk dalam membaca tentang asmara.

Atau jika yang dimaksud adalah Kiyotaka tidak benar-benar mencintainya, itu juga terlalu spekulatif. Pada titik ini Kiyotaka sedang belajar apa itu cinta. Boro-boro untuk mengekspresikan bagaimana dia mencintai Kei, dia sendiri tidak bisa mengatakan seperti apa seseorang itu ketika sedang jatuh cinta. Itu bukan sesuatu yang bisa dilihat dengan mata telanjang oleh orang lain juga. Bukti seseorang mencintai orang lain beberapa mungkin ditunjukan dalam tindakan, tapi kebanyakan itu ada dalam hati(kalau gak gitu aku udah punya harem di dunia ini lol). Lagian kebanyakan waktu mereka bersama kan di kamar Kiyotaka. Itu saja sudah menjadi penentu bahwa kesimpulan Sakayanagi itu sangat tidak akurat.

Jadi aslinya Kiyotaka itu beneran mencintai Kei atau tidak sih? Kalau kalian mengharapkan Kiyotaka buat nyebutin hal semacam itu di monolognya, kalian tidak akan pernah menemukannya, setidaknya selama ini sampai beberapa saat nanti. Seperti kataku, dia sekarang masih belajar. Dia belum bisa menyebutkan ini atau itu sebagai bentuk dari cintanya pada Kei atau bukan. Bersyukur ketika melihat Kei senang(v4), keinginan untuk memberikan sesuatu yang mungkin disukai Kei(v11), gemetar ketika menyatakan perasaannya(v11.5), keinginan untuk menyentuh satu sama lain(y2v2), sensasi menyenangkan ketika mendengar Kei mengatakan kata “suki” ditelinganya(y2v4.5), keinginan untuk memasakan sesuatu yang disukai Kei daripada memberinya makanan sisa(y2v6), perasaan damai ketika berdekapan dengan Kei(y2v6), apakah itu semua karena Kiyotaka mencintainya? Dia tidak akan mengatakan iya untuk saat ini. Kalian bisa menilainya sendiri. Tapi apapun penilaian kalian, tidak berarti akan berakhir seperti itu juga. Bisa juga dia keras kepala dan menolak mengambil kesimpulan itu. Lagi-lagi kebiasaanku buat negatif thinking, mikirin rute terburuk. Hadeh. Abaikan saja soal itu. Ambil saja kesimpulan kalian sendiri.

Jadi itulah yang bisa aku katakan untuk arti dari kedatangan Sakayanagi ke kamar Kiyotaka. Maaf menghancurkan imajinasi kalian buat para shiper lain. Silahkan kalian beri pendapat mengenai tulisanku ini.

Related Posts

Related Posts

5 comments

  1. Bukannya udah ada sedikit spoiler dari Ayanoukoji kalau dia bakal mencampakkan karuizawa? Lupa volume berapa, waktu Karuizawa ama Ayanoukoji ciuman dan Ayanoukoji bilang ,mungkin suatu saat aku akan meninggalkan Karuizawa kalau gk salah,entah apa alasannya,entah itu Karena Ayanoukoji nggak mau Karuizawa ikut masuk ke White Room (Karena pas lulus Ayanoukoji bakal balik),entah itu mau buat Karuizawa Merasakan Kebebasan tanpa di kekang oleh Dirinya,atau karena menurut Ayanoukoji Karuizawa udah bisa berdiri sendiri tanpa inang yg melindungi (Karena mungkin Ayanoukoji masih belum tau perasaan Karuizawa itu adalah perasaan cinta bukan karena ingin terus dilindungi) makanya ditinggalin.Tapi dari awal kan emang Ayanoukoji berniat jadiin Karuizawa Buku Cinta karena Ayanoukoji belum pernah belajar hal seperti itu ketika masih di White room,jadi kemungkinan Karuizawa bakal dilepas ama Ayanoukoji ketika waktunya udah tiba,entahlah ini cuma teori gw yg asal asalan tanpa dasar dan cuma keluarin pendapat yg ada di kepala gw,jadi koreksi aja kalau ada yg salah,kayak Ayanoukoji yg bilang bakal mencampakkan karuizawa itu gw masih gk yakin sih tapi gw pernah baca cuma lupa Volume ke berapa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan mencampakan, tapi kepastian bahwa mereka berdua akan berpisah ketika hari kelulusan atau ketika Kiyotaka dikeluarkan. Di luar sekolah ini Kiyotaka pastinya mau tidak mau akan kembali ke WR dan Kei tidak akan pernah bisa bertemu lagi dengannya jika itu terjadi, itulah yg dimaksud musim perpisahan.
      Kalau niatnya memang mau ditinggalin, dari awal Kiyo gak akan pernah milih Kei. Waktu Ryuuen manggil Kei ke atap cukup abaikan saja kejadian itu dan Kiyo akan terbebas dari masalah dan mereka pun resmi berpisah. Tapi Kiyo malah ambil resiko dengan menunjukan dirinya. Itu saja sudah tindakan yg tidak masuk akan untuk org yg menurut dirinya(Kiyo) tidak memiliki emosi.
      Dan kalau cuman utk belajar tentang cinta, bisa dengan siapa saja yg sekiranya ada rasa dengannya. Posisi Kiyo di vol 7 itu kan sudah gak ada alasan buat membantu kelas dan cuman pengen nikmati sekolah dengan santai, jadi dia gak perlu partner buat kerja sama di belakang layar. Bisa dengan Satou yg pertama kali pdk sama dia, atau Ichinose yg udh agak deket dengannya, atau Sakura yg sudah pasti mau nerima jika memang tidak ada pilihan lain. Tapi Kiyo justru milih Kei, cewek yg paling beresiko mengacaukan kehidupan sekolahnya yg damai utk menjalin hubungan pada saat itu. Bahkan Kiyo udh nyiapin rencana atau alasan utk melibatkan diri dengannya di luar tujuan untuk membantu kelas. Yaitu keberadaan Manabu. Dengan adanya masalah itu, Kiyo jadi punya alasan utk meminta bantuan(menjalin hubungan) Kei. Kalau kamu ngikutin Oregairu, cara Kiyo ini mirip kek cara yg dipake Hachiman wkt mau deketin Yukinoshita di arc terakhir. "Mencari alasan utk terlibat dengannya."

      Delete
    2. Bener juga sih Min,Cuma masih gk yakin kalau Ayanoukoji Bakal Lepasin Karuizawa dengan mudah dan Karuizawa tentu saja bakal nolak untuk pisah sama Ayanoukoji,bisa saja Endingnya pas Ayanoukoji Berhasil dikalahkan oleh Kelas buatannya, dan kemudian sebelum balik ke WR dia bakal ceritain ke Karuizawa semua tentang dirinya,terus alasan Ayanoukoji pengen pisah ama Karuizawa mungkin karena Ayanoukoji gk mau renggut kebebasan Karuizawa dengan membawanya masuk ke WR untuk melawan ayahnya,jadi Ayanoukoji bakal tinggalin karuizawa karena emang gk mau karuizawa ikut dalam urusan pribadinya di WR,dan Karuizawa menolak berpisah dan bersikukuh untuk mengikuti Ayanoukoji kemanapun bahkan ketika Ayanoukoji Lulus dan kembali Ke WR (Serasa buat Cerita Sendiri :v,tapi ya harapan gw mudah mudahan Ayanoukoji masih ama Karuizawa Walaupun udah lulus nanti),Btw Thanks Penjelasan nya Min

      Delete
  2. entah kenapa, poin 3 itu persis seperti yang kau pikirkan

    ReplyDelete