-->
olNGIb4NkK5r2x7x4oG3GpEzizVpnY6KNCck9cym

Cari Blog Ini

You-Zitsu LN 2nd Year Vol 2 Chapter 3 Part 9 Indonesia

  

  

Musim Panas Hampir Tiba, Pertanda Pertarungan Sengit

 

9

 

Malam itu, Aku memanggil Horikita ke kafetaria.

Sulit untuk mengambil percakapan di tengah-tengah lingkungan yang bising ini, bahkan jika ada siswa di sekitar untuk mendengarkan.

Ike menyukai Shinohara, tapi dia tidak bisa mengambil langkah pertama. Komiya menyukai Shinohara dan siap untuk pengakuan. Dan ada kekhawatiran bahwa hal itu bisa mempengaruhi ujian di pulau tak berpenghuni selanjutnya.

Reaksi Horikita menanggapi laporan itu...

“Biarkan saja mereka sendiri.”

Seperti yang Aku bayangkan, dia menunjukkan reaksi yang dingin.

“Aku pikir ada apa sampai kau ingin berkonsultasi denganku... itu bukan sesuatu yang harus melibatkan orang lain. Aku juga menghargai kemampuan Ike-kun sebagai Pramuka. Dia harus bisa menempatkan perasaan pribadinya ditempat yang seharusnya.”

“Aku tidak yakin. Ike tampaknya tidak ada pilihan selain mengkhawatirkan Shinohara. Dalam beberapa kasus, ada kemungkinan dia tidak bisa menunjukan kinerja seperti tahun lalu. Bagus jika hanya itu, tapi bagaimna jika dia menarik diri dari grup karena mengkhawatirkan Shinohara.”

“Apakah ada risiko dikeluarkan dari sekolah karena terganggu oleh cinta?”

“Aku tidak bisa mengatakan jelas itu tidak mungkin.”

“...Maka itu akan menyusahkan. Benar-benar bodoh.”

Horikita menghela nafas memegangi kepalanya seolah kesakitan.

“Komiya dan Shinohara tampaknya sudah berjanji untuk membentuk grup, tapi mereka belum melakukannya karena saran Horikita. Namun, jika kau memberi mereka izin, hampis pasti mereka akan melakukannya. Kau sekarang adalah pemimpin Kelas D. Atas dasar strategi jika kau mengatakan pada Shinohara bahwa bekerja sama dengan Komiya merupakan hal negatif, dia akan mengerti dan patuh.”

“Jadi Aku perlu menghalanginya. Tapi jika Aku menghalangi mereka membentuk grup, Aku bertanya-tanya apakah Komiya-kun akan mengubah waktu pengakuan. Dalam beberapa kasus, dia mugkin akan melakukannya di hari yang sama.”

(Tln : Hari yang sama : Hari ketika Komiya tahu bahwa dia tidak bisa satu grup dengan Shinohara)

“Kita tidak bisa menyingkirkan kemungkinan itu.”

“Masalah ini lebih merepotkan daripada yang bisa ku katakan. Tapi tidak mungkin bagi kita untuk melihat situasi dimana mereka berpacaran.”

“Jika demikian, apa yang harus dilakukan?”

“Lebih baik membiarkan Ike-kun untuk melakukan pengakuan, kan? Jika Shinohara-san menerimanya, maka Ike-kun akan berusaha keras agar tidak dikeluarkan dari sekolah dalam grup mana pun, kan? Sebaliknya jika dia ditolak, dia bisa melupakan Shinohara-san dan fokus pada ujian.”

Aku pikir yang pertama itu benar, tapi Aku tidak tahu apa yang akan terjadi untuk yang terakhir ketika dia ditolak.

Hal yang sama, ada risiko dia akan putus asa.

Tapi, ini adalah cerita yang dimulai dan tanpa akhir.

Memang benar, itu mungkin jalan terpendek untuk membiarkan Ike mengetahui kejelasannya lebih awal.

“Kamu yang pandai dalam berbagai hal, tampaknya tidak bisa apa-apa terhadap percinta.”

“Aku masih banyak belajar.”

“Benar-benar deh... baiklah, Aku akan coba lakukan sesuatu. Untuk saat ini, haruskah Aku membimbing Ike-kun dan Shinohara-san untuk bekerja bersama?”

Horikita mengeluarkan ponselnya dan membuka aplikasi OAA, meskipun dia sedang makan.

Tapi, sebuah fakta yang tak terduga muncul di sini..

“Sayang sekali, sepertinya sudah terlambat.”

Menggeser ponselnya di atas meja dan dia menunjukkan layar ponselnya padaku. Aku bisa melihat grup yang terbentuk di OAA, tapi ternyata Shinohara dan Komiya keduanya sudah menjadi satu grup. Anggota ketiga grup itu adalah Kinoshita Minori dari Kelas B.

“Karena sudah begini, kita harus mencari cara untuk menjaga motivasi Ike-kun tidak rendah.”

“Mari kita bicarakan dengan Yousuke tentang itu. Sekarang kita pikirkan kombinasi yang paling cocok.”

Membuat grup untuk ujian di pulau tak berpenghuni itu sulit.

 

 Credit

Youzitsu LN 2nd Year Vol 2 Chapter 3 terjemahan Indonesia oleh Luckser Rayne

Related Posts

Related Posts

Post a Comment